Chipset Laptop Rusak

Penyebab Chipset Laptop Rusak by Androbuntu

Laptop atau komputer terdiri dari banyak sekali komponen yang menyusunnya.

Sebut saja harddisk, motherboard, RAM, hingga chipset.

Satu saja komponen tersebut mengalami kerusakan, maka laptop tidak akan dapat bekerja dengan sebagaimana mestinya.

Salah satu mimpi buruk bagi para pengguna laptop adalah ketika chipset mengalami kerusakan.

Jika chipset sudah bermasalah, maka laptop akan rewel, tidak bisa digunakan, pekerjaanpun akan berantakan.

Jangan bingung kenapa chipset kamu bisa rusak, ketahui beberapa penyebabnya dibawah ini.

Baca juga:

1. Laptop Pernah Terbentuk atau Terjatuh

Salah satu kelemahan dari barang elektronik ialah sangat rentan rusak ketika terjatuh.

Entah itu TV, tablet, ponsel, kulkas, ataupun laptop.

Laptop sendiri dikenal sebagai barang elektronik yang mudah sekali rusak, terutama setelah jatuh dari tempat tinggi.

Komponen penyusun laptop akan mengalami kerusakan, baik itu kabel terputus, kabel copot, atau komponen yang bergeser.

Ketika itu terjadi, maka laptop tidak akan dapat bekerja seperti sebagaimana mestinya.

Inilah awal mula terjadinya kerusakan pada chipset laptop.

2. Laptop Jarang Dibersihkan

Tidak hanya bagian luar laptop yang harus dibersihkan, tapi bagian dalam juga.

Jika bagian luar laptop dibersihkan untuk kepentingan estetika, maka bagian dalam laptop yang dibersihkan akan berpengaruh ke performa laptop.

Jika jarang dibersihkan, komponen-komponen di dalam laptop akan kotor, debu-debu menumpuk.

Sekali lagi, ini akan berpengaruh buruk terhadap kinerja laptop.

Chipset laptop yang tertutup laptop akan mempengaruhi kinerja laptop secara keseluruhan.

Belum lagi komponen laptop lainnya seperti RAM, power supply, dan masih banyak lagi.

Maka dari itu, jika memungkinkan bersihkanlah laptop minimal sebulan sekali.

Jika kamu tidak bisa melakukannya sendiri, kamu bisa pergi ke tukang servis laptop.

Biaya pembersihan komponen laptop relatif murah.

3. Komponen Laptop Sudah Tua

Setiap komponen elektronik yang menyusun laptop akan berkurang kemampuannya seiring dengan waktu dan juga intensitas penggunaan.

Misalnya harddisk, siring dengan berjalannya waktu dan penggunaan, kinerjanya akan semakin menurun.

Kecepatan baca tulisnya akan semakin payah.

Begitu juga dengan komponen laptop milik Sobat Androbuntu yang lainnya, termasuk chipset.

Jika usia laptop kamu sudah cukup tua, lebih dari 10 tahun, maka jangan kaget bila laptop tiba-tiba mati dan tidak dapat digunakan lagi.

Itu artinya chipset telah rusak karena usianya yang sudah tua.

Itu merupakan hal wajar. Jadi, salah satu cara menangani hal ini ialah dengan upgrade laptop setiap beberapa tahun sekali tergantung kebutuhan kamu.

Dengan begitu laptop lama kamu masih bisa dijual kembali.

Daripada menunggu chipset-nya rusak dan laptop malah tidak bisa dijual.

Lebih baik beli yang baru dan yang lama dijual.

4. Kipas Laptop Tidak Berfungsi

Kipas pendingin merupakan komponen yang sangat penting di laptop.

Fungsi dari kipas ialah untuk mendinginkan perangkat di dalam laptop agar tidak terjadi overheat.

Selain mendinginkan komponen, biasanya motherboard, kipas juga difungsikan untuk menjaga sirkulasi udara di dalam laptop.

Ia akan mengeluarkan udara panas keluar dari laptop, agar udara dingin dapat masuk.

Coba bayangkan, apa yang akan terjadi jika kipas laptop kamu rusak?

Ya, benar sekali.

Sirkulasi udara akan menjadi buruk, komponen juga akan mengalami overheat, termasuk chipset.

Jika dibiarkan dalam waktu lama, ini tentu akan mengganggu kesehatan laptop kamu.

Bahkan dapat membuatnya rusak, atau mati total.

Jika kamu mengetahui kipas laptop bermasalah, segera bawa ke tukang servis.

Jangan dibiarkan, karena jika dibiarkan akan berdampak buruk bagi seluruh komponen laptop.

5. Komponen Tertentu Mengalami Overheat

Overheat atau panas berlebih biasanya juga dapat dialami laptop karena beberapa hal.

Salah satunya sudah saya bahas pada poin diatas, yaitu karena kipas laptop tidak berfungsi.

Penyebab lainnya biasanya karena laptop telah digunakan dalam waktu yang lama tanpa berhenti.

Membuka banyak aplikasi terkadang juga bisa membuat laptop mengalami overheat.

Hal itu dikarenakan semua komponen di dalam laptop bekerja sangat keras agar dapat menjalankan komputasi untuk membuka aplikasi-aplikasi yang dijalankan oleh pengguna.

Overheat dalam jangka panjang dapat merusak chipset laptop.

Maka dari itu, saya sangat menyarankan untuk menggunakan laptop dengan sewajarnya saja.

Dengan begitu bisa terjaga kesehatan dan bisa lebih awet.

Kesimpulan

Itu dia tadi beberapa hal yang biasanya membuat chipset laptop kamu jadi rusak.

Dengan mengetahui poin-poin diatas, maka kamu bisa menghindari chipset laptop menjadi rusak.

Semoga berguna untuk Sobat Androbuntu.

Video terbaru dari channel resmi Androbuntu: