Perbedaan Adobe Photoshop dan CorelDRAW

Adobe Photoshop dan CorelDRAW adalah dua perangkat lunak yang sangat populer, terutama dikalangan para desainer grafis dan fotografer. Namun masih banyak yang bingung dengan perbedaan diantara keduanya.

Padahal jika diperhatikan, keduanya memiliki perbedaan fungsi yang sangat signifikan. Walaupun sama-sama berhubungan dengan “gambar”, namun jenis gambar yang dihasilkan kedua perangkat lunak ini berbeda.

Untuk menghilangkan kebingungan tersebut, pada artikel Androbuntu kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai perbedaan antara Adobe Photoshop dan CorelDRAw.

Baca juga: Cara Menghapus Background di Photoshop

Spesialisasi Gambar

Adobe Photoshop dan CorelDRAW merupakan sama-sama perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menambahkan elemen visual dan mengedit suatu gambar.

Namun dari jenis gambarnya, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Photoshop lebih ditujukan untuk melakukan pengeditan grafis berbasis raster (piksel). Sedangkan CorelDRAW lebih kepada untuk membuat dan mengedit grafis vektor.

Untuk kamu yang bingung, grafis raster contohnya adalah foto yang diambil menggunakan kamera SLR atau kamera ponsel. Sedangkna grafik vektor adalah gambar seperti logo.

Untuk lebih lengkapnya, kamu dapat membaca artikel Androbuntu yang berjudul “Perbedaan antara vektor dan bitmap“.

Walaupun saat ini Photoshop sudah dapat digunakan untuk membuat grafik vektor, namun tetap saja fungsi utamanya adalah untuk mengedit foto berbasis raster.

Adobe Photoshop dan CorelDRAW sama-sama tersedia untuk Windows dan Mac.

Fungsi dan Fitur

Fungsi utama Adobe Photoshop adalah untuk melakukan manipulasi gambar. Baik itu hanya sekedar mengatur kecerahan foto, mengubah warna objek, ataupun melakukan manipulasi yang lebih jauh lagi.

Adobe Photoshop sangat cocok digunakan untuk pekerjaan seperti itu karena fitur-fiturnya yang memang dikembangkan untuk tujuan tersebut.

Karenanya Adobe Photoshop banyak digunakan oleh para fotografer.

Sedangkan CorelDRAW adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk membuat gambar vektor seperti logo, spanduk, pamflet, dan semacamnya.

Ini membuat banyak desainer grafis memilih CorelDRAW untuk membuat gambar-gambar vektor untuk pekerjaan mereka.

Kesimpulan

Itu dia tadi penjelasan mengenai Adobe Photoshop dan CorelDRAW, serta perbedaan diantara keduanya.

Jika kamu adalah seorang fotografer, atau sekedar hobi mengedit foto, maka Adobe Photoshop adalah perangkat lunak pilihan yang tepat.

Jika kamu seorang desainer grafis yang sering membuat logo, ilustrasi, spanduk dan banner, maka CorelDRAW akan sangat membantu pekerjaan kamu.

Kedua perangkat lunak ini dilengkapi dengan fitur yang berbeda, karena memang fungsi dan penggunaannya juga berbeda.

Namun tidak ada salahnya untuk mempelajari kedua perangkat lunak ini secara bersamaan jika kamu menginginkannya.

Pemikir, cowok rumahan.