Saya mengenal Bitcoin pertama kali saat masih duduk di bangku kuliah semester satu. Saat itu harganya masih 5 juta rupiah per koin.
Saya masih ingat pengalaman saya membeli Bitcoin pertama kali waktu itu. Sangat menegangkan, menantang namun juga penuh rasa penasaran.
Saat itu Bitcoin adalah “barang” baru. Karenanya belum banyak orang yang membahasnya, terutama di Indonesia. Susah sekali mendapatkan referensi soal Bitcoin waktu itu.
Setelah belajar dari berbagai sumber, yang kebanyakan adalah sumber luar, akhirnya saya beranikan diri untuk membeli Bitcoin pertama saya di Indodax.
Tapi ternyata prosesnya jauh lebih mudah dari yang saya bayangkan. Dan sekarang, setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia cryptocurrency, saya ingin berbagi pengalaman tersebut ke kamu yang mungkin sedang berada di posisi yang sama seperti saya dulu.
Di artikel ini, saya akan tunjukkan langkah demi langkah bagaimana cara membeli Bitcoin pertama kali di Indodax. Saya akan jelaskan sejelas mungkin, dilengkapi dengan gambar tangkapan layar dari aplikasi Indodax saya agar lebih mudah untuk dimengerti.
Baca juga: Cara withdraw Indodax ke rekening (Cair dalam 2 menit)
Kenapa harus Indodax?
Sebelum masuk ke tutorial, saya ingin jelaskan dulu kenapa saya merekomendasikan Indodax untuk pemula. Ini semua bukan tanpa alasan.
Indodax adalah salah satu platform jual-beli cryptocurrency terbesar di Indonesia. Dulunya bernama Bitcoin.co.id, tapi sekarang sudah berubah nama menjadi Indodax.
Kelebihan pertama yang paling saya suka dari Indodax adalah tampilan aplikasinya yang sederhana. Tidak ribet, tidak banyak menu yang membingungkan. Cocok untuk kamu yang baru pertama kali membeli Bitcoin ataupun cryptocurrency lainnya.
Kelebihan kedua, Indodax sudah terdaftar resmi di Bappebti. Jadi dari segi legalitas tidak perlu diragukan lagi. Ini penting banget, karena kita bicara soal uang dan investasi.
Kelebihan ketiga adalah proses deposit dan withdraw yang cepat. Saya sudah coba cukup banyak platform lain, dan Indodax termasuk yang paling cepat dalam hal ini. Deposit bisa masuk dalam hitungan menit, withdraw juga sama cepatnya.
Terakhir, biaya transaksi di Indodax relatif rendah dibanding beberapa platform lain. Untuk pemula yang mungkin masih beli dalam jumlah kecil, ini cukup membantu karena fee-nya tidak terlalu menggerogoti modal.
Kenapa Bitcoin dan bukan crypto lain?
Pertanyaan bagus. Kenapa saya sarankan Bitcoin untuk investasi cryptocurrency pertama kamu?
Alasan pertama, Bitcoin adalah cryptocurrency yang paling stabil dan paling terpercaya. Ini adalah crypto pertama yang ada, dan sampai sekarang masih menjadi raja dari semua cryptocurrency.
Kedua, Bitcoin paling mudah dipahami konsepnya. Tidak seperti beberapa altcoin yang punya fitur rumit atau use case yang susah dimengerti, Bitcoin itu simpel. Digital currency yang jumlahnya terbatas, dan nilainya ditentukan oleh supply-demand.
Ketiga, Bitcoin punya likuiditas paling tinggi. Artinya, kapan pun kamu mau jual Bitcoin, pasti ada pembelinya. Berbeda dengan altcoin kecil yang kadang susah dijual karena tidak ada yang mau beli.
Keempat, Bitcoin tetap berada di posisi pertama sebagai cryptocurrency dengan market cap terbesar dari awal dibuat hingga saat ini. Sekedar konteks, setiap tahunnya, posisi 10 besar crypto selalu berubah.
Crypto yang hari ini menduduki posisi 10 besar, dalam satu atau dua tahun lagi, belum tentu ada di daftar itu. Tapi Bitcoin, tidak pernah meninggalkan posisinya sejak awal, dia tetap ada disini.
Untuk pemula, saya selalu sarankan mulai dari Bitcoin. Pahami dulu cara kerja market, cara beli dan jual, cara lihat chart, dan sebagainya. Setelah nyaman, baru explore ke cryptocurrency lain dalam jumlah wajar.
Perbedaan investasi dan trading harian
Sebelum kamu beli Bitcoin pertama kali, sangat penting untuk paham satu hal ini: investasi dan trading harian adalah dua hal yang berbeda.
Investasi Bitcoin artinya kamu beli sekarang, lalu tahan (hold) untuk jangka panjang. Bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Tujuannya adalah mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga dalam jangka waktu yang lama.
Sedangkan trading harian adalah jual-beli Bitcoin dalam waktu singkat. Bisa dalam hitungan jam, bahkan menit. Tujuannya adalah mendapatkan profit dari fluktuasi harga yang terjadi setiap hari.
Untuk pemula, saya sangat tidak merekomendasikan trading harian. Kenapa? Karena trading harian itu butuh skill analisa teknikal yang mumpuni, pengalaman membaca pergerakan market, dan mental yang kuat untuk tidak panik saat harga turun.
Dan faktanya, sekitar 90% trader mengalami kerugian. Karenanya, jika kamu adalah pemula, saya sangat merekomendasikan untuk berinvestasi, bukan trading.
Saya sendiri pun beberapa tahun belakangan ini sudah fokus untuk investasi Bitcoin untuk jangka panjang. Saya tidak peduli jika hari ini atau esok harga Bitcoin turun tajam, karena tujuan saya adalah bertahun-tahun ke depan.
Saya harap, kamu yang membaca artikel ini pun memiliki mentalitas yang sama. Jika hari ini kalian membeli Bitcoin kemudian esok harinya harga Bitcoin turun belasan atau mungkin puluhan persen, kamu tidak terpengaruh karena proyeksi kamu adalah untuk jangka panjang.
Berapa minimum beli Bitcoin di Indodax?
Kabar baiknya, kamu tidak perlu punya banyak uang untuk mulai beli Bitcoin. Di Indodax, minimum pembelian Bitcoin adalah sekitar 50 ribu rupiah saja.
Ya, kamu tidak salah baca. Cuma 50 ribu rupiah kamu sudah bisa membeli Bitcoin.
Jadi kalau ada yang bilang Bitcoin itu mahal dan tidak terjangkau, itu tidak sepenuhnya benar. Memang harga 1 Bitcoin sekarang sudah lebih dari 1 miliar rupiah. Tapi kamu tidak harus beli 1 Bitcoin penuh.
Kamu bisa beli pecahan Bitcoin. Misalnya 0.001 BTC, atau bahkan lebih kecil lagi. Jadi dengan modal 50 ribu rupiah, kamu sudah bisa punya Bitcoin dan mulai berinvestasi.
Ibaratnya seperti membeli emas. Kamu tidak perlu langsung membeli 1 kilogram emas. Kamu dapat memulainya dengan membeli mulai dari 1 gram emas.
Tutorial lengkap beli Bitcoin di Indodax
Sekarang kita masuk ke bagian utama: tutorial step-by-step cara beli Bitcoin pertama kali di Indodax.
Langkah 1: Daftar akun Indodax
Pertama-tama, kamu perlu daftar akun di Indodax. Kamu bisa menggunakan link referral saya dengan mengetuk tombol dibawah ini:
Dengan mendaftar menggunakan link tersebut, kamu sudah membantu saya untuk tetap membuat tutorial-tutorial berkualitas seperti ini di Androbuntu.com. Saya sangat mengapresiasi dukungan kamu.
Setelah klik link tersebut, kamu akan diminta mengisi beberapa data seperti email, password, dan nomor handphone. Isi semua data dengan benar dan pastikan email yang kamu gunakan masih aktif.
Setelah selesai mengisi data, cek email kamu. Indodax akan mengirimkan email verifikasi. Klik link yang ada di email tersebut untuk mengaktifkan akun kamu.
Jika sudah mendapatkan akun, unduh aplikasi Indodax di Google Play atau App Store. Kemudian masuk menggunakan akun yang baru saja kamu buat.
Langkah 2: Verifikasi identitas
Setelah akun berhasil dibuat dan login di aplikasi Indodax, langkah selanjutnya adalah verifikasi identitas. Ini wajib dilakukan sesuai regulasi dari pemerintah.
Masuk ke aplikasi atau website Indodax, lalu cari menu “Verifikasi”. Kamu akan diminta upload foto KTP dan selfie sambil memegang KTP.
Pastikan foto yang kamu upload jelas dan tidak blur. Foto KTP harus terlihat semua tulisannya, dan foto selfie juga harus jelas menampilkan wajah kamu.
Proses verifikasi biasanya memakan waktu beberapa jam hingga 1 hari kerja. Jadi bersabarlah. Kalau sudah diverifikasi, kamu akan dapat notifikasi via email.
Saya sering mendapatkan pertanyaan dari pembaca yang mengeluhkan proses verifikasi mereka gagal. 90% kegagalan saat verifikasi disebabkan karena kualitas foto yang kamu unggah itu buruk.
Pastikan saat mengambil foto KTP dan wajah, kamu berada di tempat yang mendapatkan cukup cahaya. Cahaya matahari langsung akan lebih baik.
Langkah 3: Deposit Rupiah ke Indodax
Setelah akun terverifikasi, sekarang saatnya deposit uang rupiah ke akun Indodax kamu. Tanpa rupiah di akun, kamu tidak bisa beli Bitcoin.
Masuk ke tab “Wallet” atau “Dompet”. Kemudian ketuk tombol “Setor”.

Kamu akan melihat beberapa pilihan metode deposit. Ada transfer bank, virtual account, dan e-wallet seperti DANA, OVO, Gopay dan ShopeePay. Pilih yang paling nyaman untuk kamu.

Saya pribadi biasanya pakai transfer bank karena paling familiar. Indodax akan memberikan nomor rekening tujuan. Salin nomor rekening tersebut, lalu buka aplikasi mobile banking kamu.
Transfer sejumlah uang yang ingin kamu gunakan untuk beli Bitcoin. Ingat, minimal deposit biasanya ada jumlah minimumnya, jadi pastikan kamu transfer sesuai ketentuan.

Setelah transfer, tunggu beberapa saat. Biasanya dalam hitungan menit, saldo rupiah kamu di Indodax sudah bertambah. Cek di menu “Balances” untuk memastikan.
Langkah 4: Beli Bitcoin
Ini dia momen yang ditunggu-tunggu. Sekarang kamu sudah siap untuk membeli Bitcoin pertama kali.
Masuk ke tab “Market” kemudian pilih pasangan trading BTC/IDR.

Setelah masuk ke halaman trading BTC/IDR, kamu akan melihat grafik harga Bitcoin dan beberapa tombol. Ketuk tombol “Beli” atau “Buy”.

Kamu akan diminta memasukkan jumlah Bitcoin yang ingin dibeli, atau jumlah rupiah yang ingin kamu belanjakan.
Kalau kamu ingin beli Bitcoin senilai 100 ribu rupiah misalnya, masukkan angka 100000 di kolom rupiah. Sistem akan otomatis menghitung berapa Bitcoin yang akan kamu dapat.
Sebaliknya, kalau kamu tahu persis mau beli berapa Bitcoin (misalnya 0.001 BTC), kamu bisa masukkan angka tersebut di kolom Bitcoin. Sistem akan hitung berapa rupiah yang harus kamu bayar.

Ada dua jenis order yang bisa kamu gunakan: Market dan Limit.
Market order artinya kamu beli Bitcoin dengan harga pasar saat itu juga. Ini paling simpel dan cepat. Begitu kamu klik “Beli”, transaksi langsung dieksekusi.
Limit order artinya kamu set harga sendiri. Misalnya harga Bitcoin sekarang 1,2 miliar rupiah, tapi kamu mau beli di harga 1 miliar pas. Kamu bisa pasang limit order di harga tersebut. Tapi order kamu baru akan tereksekusi kalau harga Bitcoin turun ke 1 miliar pas.
Untuk pemula, saya sarankan gunakan market order saja. Lebih simpel dan langsung dapat Bitcoin-nya.
Setelah yakin dengan jumlah dan harga, klik tombol “Beli Bitcoin” atau “Buy BTC”. Konfirmasi sekali lagi kalau semua sudah benar, lalu klik “Ya” atau “Confirm”.
Selamat! Kamu baru saja membeli Bitcoin pertama, kini di akun Indodax kamu sudah ada sejumlah Bitcoin hasil dari pembelian tersebut.
Langkah 5: Cek saldo Bitcoin
Setelah transaksi selesai, Bitcoin yang kamu beli akan langsung masuk ke akun Indodax kamu. Untuk melihatnya, masuk ke tab “Wallet” atau “Dompet” yang ada di pojok kanan bawah.
Kamu akan melihat ada sejumlah Bitcoin yang baru saja kamu beli. Jika belum muncul, kamu dapat me-refresh halaman “Wallet” tersebut dengan cara menariknya ke bawah.

Kamu juga dapat melihat nilai Bitcoin kamu dalam rupiah. Nilai ini akan berubah-ubah sesuai dengan pergerakan harga Bitcoin di market.
Saat harga Bitcoin naik, nilai rupiah Bitcoin kamu juga akan naik. Sebaliknya, jika harga Bitcoin turun, nilai rupiahnya juga turun.
Tips untuk pembeli Bitcoin pemula
Setelah berhasil membeli Bitcoin pertama, ada beberapa tips yang ingin saya bagikan berdasarkan pengalaman saya selama ini:
Pertama, jangan panik saat harga turun. Ini paling penting. Harga Bitcoin itu sangat volatile. Bisa naik puluhan persen dalam sehari, tapi juga bisa turun puluhan persen dalam sehari.
Kalau kamu lihat portfolio kamu merah, jangan langsung jual. Kalau tujuan kamu investasi jangka panjang, tahan saja. Dalam jangka panjang, Bitcoin cenderung naik.
Kedua, jangan invest lebih dari yang kamu mampu untuk kehilangan. Cryptocurrency adalah investasi berisiko tinggi. Harganya bisa naik banyak, tapi juga bisa turun banyak.
Jadi jangan sampai kamu pakai uang untuk biaya hidup atau uang darurat untuk beli Bitcoin. Gunakan uang dingin yang memang kamu siapkan untuk investasi.
Ketiga, pelajari terus tentang Bitcoin dan cryptocurrency lainnya. Baca artikel-artikel di Androbuntu.com kategori cryptocurrency, ikuti perkembangan berita, dan pahami apa yang sedang terjadi di market.
Semakin banyak kamu tahu, semakin bagus keputusan investasi yang akan kamu ambil.
Keempat, pertimbangkan untuk pindahkan Bitcoin ke wallet pribadi. Kalau kamu beli Bitcoin dalam jumlah besar dan rencana hold jangka panjang, lebih aman simpan di wallet pribadi daripada di exchange.
Kenapa? Karena kalau disimpan di exchange, kamu tidak punya kontrol penuh atas Bitcoin kamu. Kalau exchange bermasalah atau kena hack, Bitcoin kamu bisa hilang.
Tapi untuk pemula yang baru beli Bitcoin dalam jumlah kecil, simpan di Indodax dulu tidak masalah. Nanti kalau sudah besar, baru pertimbangkan wallet pribadi.
Kesalahan umum saat beli Bitcoin pertama kali
Dari pengalaman saya dan teman-teman yang saya bantu ajari, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pemula saat membeli Bitcoin pertama kali:
Kesalahan pertama: FOMO (Fear of Missing Out). Banyak pemula yang beli Bitcoin pas harganya lagi pump tinggi karena takut ketinggalan. Padahal setelah dibeli, harganya malah turun.
Jangan terburu-buru. Riset dulu, pelajari chart, dan beli saat timing yang tepat. Atau kalau mau aman, pakai strategi DCA (Dollar Cost Averaging) yaitu beli rutin dalam jumlah kecil setiap bulan.
Kesalahan kedua: langsung trading tanpa pengalaman. Seperti yang sudah saya bilang tadi, trading harian itu sulit. Banyak pemula yang langsung coba trading dan akhirnya malah rugi.
Mulai dari investasi jangka panjang dulu. Pahami pergerakan market, belajar analisa, baru kalau sudah mahir, coba trading harian (yang mana ini tetap tidak saya rekomendasikan).
Kesalahan ketiga: tidak mengamankan akun. Aktifkan two-factor authentication (2FA) di akun Indodax kamu. Jangan pakai password yang mudah ditebak. Dan jangan pernah bagikan password atau kode 2FA ke siapa pun.
Keamanan akun itu sangat penting karena disini kita bicara soal uang.
Penutup
Membeli Bitcoin pertama kali memang terasa menakutkan, sama seperti berbagai “pertama kali” lainnya. Saya mengerti karena saya pernah berada pada posisi yang sama.
Tapi percayalah, setelah kamu berhasil membeli Bitcoin pertama, semuanya akan terasa lebih mudah. Kamu mulai sadar bahwa investasi Bitcoin tidak sesulit itu.
Selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menambah pengetahuan kamu mengenai Bitcoin. Kamu dapat membacanya di situs resmi Bitcoin, di Androbuntu.com, di Reddit Bitcoin atau dari berbagai sumber lainnya.
Kesimpulan yang dapat saya sampaikan untuk kamu yang ingin mulai investasi Bitcoin adalah, segera mulai. Jangan hanya baca-baca tutorial tapi tidak praktik. Cukup mulai dalam jumlah kecil, 50 ribu atau 100 ribu rupiah.
Terakhir, jika kamu belum memiliki akun Indodax, daftar menggunakan link referral saya dengan mengetuk tombol dibawah ini. Dengan cara ini, kamu sudah mendukung Androbuntu untuk tetap ada dan memberikan artikel-artikel baru setiap harinya.
