Bitcoin

11 artikel

Bitcoin adalah aset kripto pertama di dunia, diciptakan pada 2009 oleh seseorang atau sekelompok orang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Berbeda dari mata uang konvensional yang diterbitkan dan dikendalikan oleh bank sentral, Bitcoin beroperasi di atas jaringan terdesentralisasi yang tidak dimiliki oleh satu pihak pun. Total pasokannya dibatasi secara matematis di angka 21 juta koin — tidak bisa ditambah, tidak bisa diubah. Di Indonesia, minat terhadap Bitcoin tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Platform jual-beli kripto lokal seperti Indodax, Tokocrypto, dan Pintu memudahkan siapa pun untuk membeli Bitcoin mulai dari puluhan ribu rupiah. Regulasi dari Bappebti juga membuat ekosistem ini semakin jelas statusnya secara hukum, meskipun Bitcoin di Indonesia masih dikategorikan sebagai komoditas, bukan alat pembayaran. Artikel-artikel dalam kategori ini membahas Bitcoin dari berbagai sudut — mulai dari cara kerja teknologinya, panduan membeli untuk pertama kali, strategi investasi seperti [Dollar Cost Averaging](/kamus/dollar-cost-averaging/), hingga cara menyimpan Bitcoin dengan aman menggunakan wallet yang tepat. Semua ditulis dalam bahasa Indonesia dengan bahasa yang mudah dipahami, tanpa hype dan tanpa janji keuntungan.

Berapa Persen Gaji yang Ideal untuk Beli Bitcoin? Ini Panduan Praktisnya

Saya pernah kenal seseorang yang di awal 2021 memasukkan hampir 50% gajinya ke Bitcoin setiap bulan. Alasannya masuk akal waktu itu — harga terus naik, semua orang di grup Telegram ramai, dan dia tidak mau ketinggalan. Lalu harga turun lebih dari 50% di pertengahan 2022. Dia tidak bisa bayar kos bulan itu.

Modal Awal Investasi Bitcoin: Berapa yang Realistis untuk Pemula di Indonesia?

Ada dua tipe orang yang sering saya temui di grup crypto Indonesia. Tipe pertama menunggu bertahun-tahun karena merasa modal mereka tidak cukup — “nanti kalau sudah punya Rp5 juta baru beli.” Tipe kedua kebalikannya: masuk dengan modal besar waktu harga lagi di puncak, sebagian pakai pinjaman, lalu hilang dari grup setelah harga turun 40%.

Kenapa DCA Bitcoin Lebih Aman untuk Pemula? Ini Penjelasannya

Saya kenal banyak orang yang sudah “mau beli Bitcoin” sejak 2020. Mereka riset, mereka pantau harga, mereka bilang mau beli kalau harga turun dulu. Harga turun, mereka bilang nunggu lebih turun lagi. Harga naik, mereka menyesal tidak beli waktu masih murah. Siklus ini berulang terus sampai hari ini — dan mereka belum beli satu satoshi pun.

Apa Itu Bitcoin? Penjelasan Sederhana untuk Pemula

Sobat Androbuntu pasti sudah pernah dengar kata “Bitcoin”. Entah dari berita, dari obrolan teman, atau dari postingan di media sosial. Ada yang bilang Bitcoin bisa bikin orang kaya dalam semalam. Ada yang bilang itu scam. Ada juga yang bilang itu adalah masa depan keuangan dunia.

Mengenal Blockchain: Teknologi di Balik Bitcoin dan Crypto

Bayangkan sebuah buku catatan kelas. Tapi bukan buku catatan biasa — buku ini difotokopi dan dibagikan ke 1.000 orang sekaligus. Setiap kali ada transaksi baru, semua 1.000 orang itu langsung memperbarui catatan mereka secara bersamaan. Kalau ada satu orang yang coba mengubah catatannya sendiri, semua orang lain langsung tahu — karena catatan mereka berbeda.