Apa itu Impermanent Loss?
Impermanent loss (IL) adalah selisih nilai yang terjadi ketika kamu menyimpan aset sebagai liquidity provider (LP) di automated market maker (AMM) seperti Uniswap — dibandingkan kalau kamu cukup hold aset yang sama di wallet tanpa melakukan apa-apa.
“Impermanent” karena kerugian ini belum terealisasi selama kamu belum menarik likuiditas. Jika harga kembali ke rasio awal, IL-nya hilang. Masalahnya, harga jarang sekali kembali persis ke titik yang sama.
Kenapa IL Terjadi?
AMM menjaga rasio aset di pool menggunakan formula konstan: x × y = k. Saat harga salah satu aset berubah di luar pool (misalnya di exchange lain), arbitrageur masuk untuk menyeimbangkan harga — proses ini menggeser komposisi aset di pool.
Hasilnya: saat harga naik, kamu malah punya lebih sedikit aset yang naik itu, dan lebih banyak aset yang tidak. Kamu “jual” aset yang naik terlalu cepat, dan “beli” aset yang turun terlalu banyak — secara otomatis dan tanpa kamu sadari.
Contoh Konkret
Kamu deposit 1 ETH + 2.000 USDC ke pool ETH/USDC saat harga ETH = $2.000.
Harga ETH naik jadi $4.000.
- Jika hold saja: 1 ETH ($4.000) + 2.000 USDC = $6.000
- Jika di pool: setelah rebalancing otomatis, kamu dapat sekitar 0.707 ETH + 2.828 USDC = ~$5.656
Selisihnya ($344) adalah impermanent loss — sekitar 5,7% dalam kasus ini.
Seberapa Besar IL Berdasarkan Perubahan Harga?
| Perubahan harga | IL |
|---|---|
| 1.25× | ~0.6% |
| 1.5× | ~2.0% |
| 2× | ~5.7% |
| 4× | ~20.1% |
| 10× | ~42.5% |
IL makin besar seiring perubahan harga yang makin ekstrem.
Kapan IL Bisa Diabaikan?
Fee trading yang diterima LP bisa menutupi IL — tergantung seberapa aktif pool-nya. Pool stablecoin-stablecoin (USDC/USDT) hampir tidak punya IL karena harga keduanya relatif stabil. Pool di Uniswap V3 dengan concentrated liquidity bisa memaksimalkan fee, tapi juga memperbesar potensi IL jika harga keluar dari range yang kamu set.
IL adalah biaya yang wajar jika return dari fee dan insentif token melebihinya. Hitung dulu sebelum masuk.