Apa itu Order Book?
Order book adalah catatan real-time dari semua order beli dan jual yang sudah ditempatkan di exchange tetapi belum tereksekusi. Ini adalah “antrian” permintaan dan penawaran di berbagai level harga.
Setiap entry di order book menampilkan:
- Harga — di level berapa seseorang bersedia beli atau jual
- Jumlah — berapa banyak yang ingin dibeli atau dijual di harga tersebut
Struktur Order Book
Order book dibagi dua sisi:
Bid (Beli) — di sisi kiri/bawah, diurutkan dari harga tertinggi ke bawah. Ini adalah harga-harga di mana pembeli siap membeli.
Ask (Jual) — di sisi kanan/atas, diurutkan dari harga terendah ke atas. Ini adalah harga-harga di mana penjual siap menjual.
Ask (Jual)
$50.500 — 0.8 BTC
$50.400 — 1.2 BTC
$50.300 — 2.5 BTC
─────────────────
Spread
─────────────────
$50.200 — 3.1 BTC
$50.100 — 1.8 BTC
$50.000 — 5.2 BTC
Bid (Beli)
Selisih antara harga ask terendah dan bid tertinggi disebut spread.
Cara Order Tereksekusi
Ketika seseorang memasang market order (beli atau jual di harga pasar), order mereka akan langsung dicocokkan dengan order terbaik yang tersedia di sisi berlawanan:
- Market order beli → dieksekusi di harga ask terendah
- Market order jual → dieksekusi di harga bid tertinggi
Sedangkan limit order akan duduk di order book sampai ada pihak lain yang mau bertransaksi di harga tersebut.
Membaca Kekuatan Pasar dari Order Book
Wall beli (bid wall) — jumlah order beli besar di satu level harga tertentu. Ini bisa mengindikasikan support kuat — ada pihak yang siap menyerap penjualan dalam jumlah besar. Tapi ini juga bisa palsu (lihat: spoofing oleh whale).
Wall jual (ask wall) — sebaliknya, ada order jual sangat besar yang akan sulit ditembus kecuali ada permintaan yang sangat kuat.
Imbalance — jika bid jauh lebih besar dari ask (atau sebaliknya), ini sering mengindikasikan tekanan pasar ke satu arah.
Keterbatasan Order Book
Order book hanya menampilkan order yang sudah dipasang — bukan intensi tersembunyi trader. Order juga bisa dibatalkan kapan saja sebelum tereksekusi. Whale bisa memasang order besar palsu untuk menciptakan ilusi (spoofing) yang menyesatkan pembaca order book.
Untuk konteks lebih lengkap, gunakan order book bersama data volume dan pergerakan harga.