Apa itu Swap?
Swap adalah proses menukar satu jenis cryptocurrency dengan cryptocurrency lain secara langsung. Misalnya menukar ETH menjadi USDT, atau BNB menjadi CAKE — semuanya dalam satu transaksi tanpa harus melalui proses jual-beli manual.
Istilah “swap” digunakan secara luas di ekosistem crypto, baik di DEX, wallet tertentu, maupun fitur bawaan exchange.
Jenis-Jenis Swap
Swap di DEX (Decentralized Exchange) Platform seperti Uniswap, PancakeSwap, atau SushiSwap menggunakan model Automated Market Maker (AMM). Kamu bertukar langsung dengan liquidity pool — tidak ada order book, tidak ada penjual di sisi lain yang harus kamu tunggu.
Swap di Wallet Banyak wallet seperti MetaMask, Trust Wallet, dan Exodus punya fitur swap bawaan. Mereka biasanya menggabungkan likuiditas dari berbagai DEX untuk mendapatkan rate terbaik.
Swap di CEX Exchange terpusat juga sering menyebut fitur konversi instan mereka sebagai “swap” — lebih mudah dari trading biasa karena tidak perlu memahami order book.
Cross-chain Swap Menukar token dari blockchain berbeda, misalnya BTC ke ETH. Bisa dilakukan melalui bridge, DEX lintas rantai, atau atomic swap.
Slippage dalam Swap
Karena harga di DEX bergerak dinamis mengikuti supply/demand di liquidity pool, nilai akhir yang kamu terima bisa sedikit berbeda dari yang ditampilkan. Perbedaan ini disebut slippage. Kamu bisa mengatur batas maksimal slippage (biasanya 0,5%–1%) — jika harga bergerak melewati batas ini, transaksi otomatis dibatalkan.
Biaya Swap
Setiap swap dikenakan:
- Trading fee — biasanya 0,1%–0,3% dari nilai transaksi
- Gas fee — biaya transaksi jaringan blockchain