Wallet

36 artikel

Crypto wallet atau dompet kripto adalah alat yang digunakan untuk menyimpan, mengirim, dan menerima aset kripto. Berbeda dari dompet fisik, wallet kripto tidak benar-benar menyimpan koin — yang disimpan adalah *private key*, yaitu kunci kriptografi yang membuktikan kepemilikan aset kamu di blockchain. Siapa yang memegang private key, dialah yang menguasai asetnya. Ada dua jenis utama wallet: *hot wallet* yang terhubung ke internet (seperti MetaMask atau Trust Wallet) dan *cold wallet* yang sepenuhnya offline (seperti Ledger atau Trezor). Hot wallet lebih praktis untuk transaksi sehari-hari, sementara cold wallet lebih aman untuk menyimpan aset dalam jumlah besar untuk jangka panjang. Selain itu, ada perbedaan penting antara *custodial wallet* — di mana pihak ketiga seperti exchange yang memegang private key — dan *non-custodial wallet* di mana kamu sendiri yang memegang kendali penuh. Artikel-artikel dalam kategori ini memandu kamu memahami perbedaan jenis-jenis wallet, cara setup, dan yang paling penting: cara menjaga keamanan aset kripto kamu. Satu prinsip yang berlaku universal di dunia kripto — *not your keys, not your coins*.

Apa itu Hardware Wallet untuk Kriptokurensi?

Dalam dunia kriptokurensi, ada beberapa cara untuk menyimpan kriptokurensi yang kamu miliki. Pertama adalah membiarkan kriptokurensi yang kalian beli tetap berada di exchange (ini adalah cara terburuk).

Cara Withdraw dari MetaMask ke Rekening Bank Lokal

Adakalanya kamu ingin menjual sebagian atau keseluruhan aset kripto yang kamu simpan di MetaMask, kemudian menariknya ke rekening bank lokal. Alasannya bisa beragam. Entah karena kamu sudah mendapatkan keuntungan, atau mungkin alasan-alasan lainnya.