Apa itu All Time High (ATH)?
All Time High atau ATH adalah harga tertinggi sepanjang sejarah yang pernah dicapai oleh sebuah aset cryptocurrency — dari pertama kali diperdagangkan hingga saat ini. ATH menjadi tolok ukur penting untuk mengukur seberapa jauh sebuah aset sudah tumbuh, dan seberapa jauh harga saat ini dari puncaknya.
Contoh ATH Cryptocurrency
| Cryptocurrency | ATH (perkiraan) | Waktu Tercapai |
|---|---|---|
| Bitcoin (BTC) | ~$109.000 | Januari 2025 |
| Ethereum (ETH) | ~$4.900 | November 2021 |
| BNB | ~$790 | November 2021 |
| Solana (SOL) | ~$295 | November 2021 |
Pasangan ATH: All Time Low (ATL)
Kebalikan dari ATH adalah ATL (All Time Low) — harga terendah sepanjang sejarah sebuah aset. Memahami keduanya memberi gambaran tentang rentang volatilitas sebuah aset.
Mengapa ATH Penting?
- Tolok ukur performa — apakah sebuah aset sudah melampaui ATH-nya, atau masih jauh di bawah?
- Level resistance psikologis — harga ATH sering menjadi titik di mana banyak orang memutuskan untuk menjual (karena mereka sudah balik modal dari harga tertinggi sebelumnya).
- Sinyal bull market — ketika Bitcoin mencetak ATH baru, biasanya menjadi sinyal bahwa bull market sedang dalam fase kuat.
Persentase dari ATH
Banyak platform seperti CoinMarketCap menampilkan berapa persen harga saat ini dari ATH-nya. Ini disebut ”% dari ATH” atau “drawdown dari ATH”.
Contoh:
- Jika ATH Bitcoin = $100.000 dan harga sekarang = $60.000
- Maka harga saat ini = 60% dari ATH (atau turun 40% dari ATH)
Apakah Mencetak ATH Baru Selalu Terjadi?
Tidak semua crypto bisa mencetak ATH baru. Banyak altcoin yang pernah ATH di bull market tertentu, kemudian tidak pernah kembali ke level tersebut karena proyeknya tidak berkembang atau kehilangan relevansi. Ini menjadi salah satu risiko utama berinvestasi di altcoin.