Apa itu Fiat?
Fiat (atau uang fiat) adalah mata uang yang diterbitkan oleh pemerintah suatu negara dan dinyatakan sebagai alat pembayaran sah. Nilai fiat tidak didukung oleh komoditas fisik seperti emas atau perak — nilainya bergantung pada kepercayaan dan otoritas pemerintah yang menerbitkannya.
Kata “fiat” berasal dari bahasa Latin yang berarti “biarkan hal itu terjadi” atau “berdasarkan dekrit”.
Contoh Uang Fiat
| Mata Uang | Kode | Negara/Kawasan |
|---|---|---|
| Rupiah | IDR | Indonesia |
| Dolar AS | USD | Amerika Serikat |
| Euro | EUR | Uni Eropa |
| Yen | JPY | Jepang |
| Ringgit | MYR | Malaysia |
Fiat vs Cryptocurrency
| Aspek | Fiat | Cryptocurrency |
|---|---|---|
| Penerbit | Pemerintah / bank sentral | Tidak ada (terdesentralisasi) |
| Pasokan | Bisa dicetak tak terbatas | Biasanya terbatas |
| Kendali | Bank sentral | Protokol / komunitas |
| Nilai dijamin oleh | Kepercayaan pada pemerintah | Teknologi & konsensus jaringan |
| Transaksi antar negara | Butuh perantara (bank) | Langsung, tanpa perantara |
Mengapa Fiat Relevan dalam Dunia Crypto?
- On-ramp — sebagian besar orang membeli crypto pertama kali menggunakan fiat (rupiah, dolar).
- Stablecoin — banyak stablecoin (seperti USDT, USDC) dipatok nilainya terhadap fiat.
- Harga crypto — harga semua cryptocurrency biasanya dinyatakan dalam fiat (USD atau IDR).
Kritik terhadap Uang Fiat
Salah satu alasan Bitcoin diciptakan adalah sebagai alternatif terhadap fiat. Kritik utama:
- Bank sentral bisa mencetak uang tanpa batas, menyebabkan inflasi.
- Pemerintah bisa membekukan rekening atau membatasi akses ke uangmu.
- Nilai uang fiat cenderung tergerus inflasi dari waktu ke waktu.