Apa itu Decentralized Exchange (DEX)? Apa Bedanya dengan Centralized Exchange?
Sebagian diantara kalian mungkin ada yang belum tahu bahwa exchange kriptokurensi terbagi menjadi dua jenis, yaitu decentralized exchange dan centralized exchange.
Selalu tahu teknologi terbaru
Sebagian diantara kalian mungkin ada yang belum tahu bahwa exchange kriptokurensi terbagi menjadi dua jenis, yaitu decentralized exchange dan centralized exchange.
Saat mengirim dan menerima dana menggunakan Bitcoin, orang-orang mungkin tidak akan tahu siapa nama kamu, namun orang-orang akan tahu berapa jumlah Bitcoin yang ada di dompet kamu.
Salah satu tren baru yang muncul di dunia kriptokurensi adalah non-fungible token atau NFT. Banyak orang berlomba-lomba membuat NFT mereka sendiri, kemudian menjualnya.
Kalau kamu sudah mulai jelajahi dunia crypto lebih dari sekadar beli Bitcoin, cepat atau lambat kamu akan ketemu dua istilah ini: koin dan token.
Dalam dunia kriptokurensi, ada beberapa cara untuk menyimpan kriptokurensi yang kamu miliki. Pertama adalah membiarkan kriptokurensi yang kalian beli tetap berada di exchange (ini adalah cara terburuk).
Satu lagi istilah dalam dunia kriptokurensi yang pastinya sering kalian dengar, yaitu airdrop.
Bitcoin sangat baik dalam menangani transaksi-transaksi besar. Namun untuk menangani transaksi berskala kecil seperti membeli kopi atau cemilan, Bitcoin tidak begitu baik dalam menanganinya.
Dalam dunia kriptokurensi, ada banyak sekali istilah yang berkaitan dengan dunia ini. Salah satu istilah kriptokurensi yang cukup populer adalah stablecoin.
Dalam teknologi blockchain, terdapat dua algoritma yang digunakan untuk memverifikasi transaksi dan menambahkannya ke dalam jaringan, yaitu proof of work dan proof of stake.
Menggunakan Uniswap dengan MetaMask merupakan salah satu cara termudah untuk menukar atau swap token-token berbasis Ethereum kamu.