Hail: Aplikasi untuk Membekukan Aplikasi Bawaan Android yang Tidak Bisa Dihapus

Hail: Aplikasi untuk Membekukan Aplikasi Bawaan Android yang Tidak Bisa Dihapus

Poin Penting
  • Hail membekukan aplikasi tanpa menghapus data — aplikasi yang dibekukan tidak berjalan di latar belakang, tidak muncul di launcher, tapi bisa dikembalikan kapan saja dalam hitungan detik.
  • Tanpa root sekalipun, Hail bisa digunakan lewat Shizuku yang memanfaatkan fitur Wireless Debugging bawaan Android 11 ke atas — tidak perlu unlock bootloader atau modifikasi sistem.
  • Hail gratis sepenuhnya, open source, dan tersedia di F-Droid — tidak ada iklan, tidak ada pembelian dalam aplikasi, dan kode sumbernya bisa diperiksa siapa saja.

Setiap HP Android — tidak peduli merk apapun — pasti datang dengan aplikasi bawaan yang tidak bisa dihapus. Bagi sebagian orang ini tidak masalah, tapi bagi yang tahu cara kerjanya, aplikasi-aplikasi ini tetap berjalan di latar belakang, mengonsumsi RAM, dan memperpendek daya tahan baterai meski tidak pernah dibuka sekali pun.

Cara paling umum untuk mengatasinya adalah menonaktifkan aplikasi lewat menu Pengaturan. Tapi cara itu melelahkan kalau aplikasinya banyak, dan tidak ada opsi untuk melakukannya sekaligus dalam satu langkah.

Di sinilah aplikasi Hail masuk.

Apa Itu Hail?

Hail adalah aplikasi Android gratis dan open source yang fungsinya satu: membekukan aplikasi. Dalam konteks ini, “membekukan” artinya aplikasi tidak akan berjalan sama sekali — tidak di launcher, tidak di latar belakang, tidak di mana pun — tapi datanya tetap tersimpan di HP dan bisa dikembalikan kapan saja.

Aplikasi ini dikembangkan oleh developer bernama Aistra dan didistribusikan lewat F-Droid di bawah lisensi GPL v3. Ukurannya kecil, sekitar 5,9 MB, dan tidak ada iklan maupun pembelian dalam aplikasi.

Apa Bedanya Membekukan dengan Menghapus?

Ini pertanyaan yang wajar. Kalau sama-sama bikin aplikasi tidak bisa dibuka, kenapa tidak hapus saja?

Jawabannya: tidak semua aplikasi bisa dihapus. Aplikasi bawaan pabrik — yang sering disebut bloatware — biasanya terkunci di partisi sistem dan tidak ada tombol “Hapus” sama sekali. Yang ada hanya “Nonaktifkan”.

Nah, Hail bekerja di level yang sama dengan tombol Nonaktifkan itu, tapi dengan kontrol yang jauh lebih lengkap. Kamu bisa:

  • Membekukan banyak aplikasi sekaligus
  • Mengelompokkan aplikasi ke dalam tag sesuai kategori
  • Mencairkan semua aplikasi dalam satu tag dengan satu ketukan
  • Mengatur aksi ketuk dan ketuk lama untuk setiap aplikasi

Dan yang paling penting: semua data tetap utuh. Kalau kamu membekukan aplikasi kamera bawaan Samsung misalnya, lalu sebulan kemudian ingin menggunakannya lagi, cukup cairkan dan semuanya kembali normal persis seperti sebelumnya.

Metode Pembekuan di Hail

Hail punya tiga cara membekukan aplikasi, masing-masing dengan efek yang berbeda:

Disable — Aplikasi tidak muncul di launcher dan terlihat sebagai “dinonaktifkan” di daftar aplikasi. Ini setara dengan menonaktifkan aplikasi dari Pengaturan, tapi dilakukan lewat Hail.

Hide — Aplikasi disembunyikan dari launcher dan dari daftar aplikasi yang terpasang. Dari luar tampak seolah aplikasinya tidak ada, padahal datanya masih utuh di dalam.

Suspend — Ikon aplikasi berubah jadi abu-abu di launcher, tidak bisa menerima notifikasi, tidak bisa dibuka, dan tidak ada audio yang keluar. Tersedia di Android 7.0 ke atas.

Untuk pengguna biasa yang tidak punya root, metode Disable adalah yang paling mudah dan paling aman digunakan via Shizuku.

Syarat Sebelum Menggunakan Hail

Hail butuh izin tingkat sistem untuk bisa membekukan aplikasi. Ada beberapa cara untuk memberikan izin ini, tapi yang paling praktis tanpa root adalah lewat Shizuku.

Shizuku adalah aplikasi yang meminjamkan akses ADB ke aplikasi lain secara lokal di HP kamu sendiri. Di Android 11 ke atas, Shizuku bisa diaktifkan sepenuhnya dari HP tanpa perlu komputer, memanfaatkan fitur Wireless Debugging yang sudah ada secara bawaan.

Cara Setup Shizuku di Android 11 ke Atas

Sebelum bisa pakai Hail, Shizuku harus sudah aktif lebih dulu.

Langkah 1: Aktifkan Developer Options

Masuk ke Pengaturan > Tentang ponsel, lalu ketuk Nomor build sebanyak 7 kali sampai muncul notifikasi bahwa Developer Options sudah aktif.

Langkah 2: Aktifkan Wireless Debugging

Masuk ke Pengaturan > Opsi pengembang, lalu cari dan aktifkan Wireless Debugging. Ketuk menu tersebut, lalu pilih Pair device with pairing code.

Langkah 3: Install dan Aktifkan Shizuku

Download Shizuku dari F-Droid atau Google Play Store. Buka aplikasinya, pilih Wireless debugging, lalu masukkan kode pairing yang tadi muncul di pengaturan HP. Setelah berhasil, status Shizuku akan berubah menjadi aktif.

Shizuku perlu diaktifkan ulang setiap kali HP di-restart. Tapi prosesnya cepat — cukup buka Shizuku dan ketuk tombol Start.

Cara Menggunakan Hail

Setelah Shizuku aktif, sekarang giliran Hail.

Install Hail dari F-Droid atau dari halaman GitHub Releases. Buka aplikasinya, lalu ikuti langkah berikut:

Langkah 1: Pilih metode otorisasi

Saat pertama kali dibuka, Hail akan meminta kamu memilih metode kerja. Pilih Shizuku dari daftar yang tersedia, lalu izinkan akses ketika Shizuku meminta konfirmasi.

Langkah 2: Tambahkan aplikasi yang ingin dibekukan

Ketuk tombol + di halaman utama. Hail akan menampilkan daftar semua aplikasi yang terpasang di HP. Pilih satu atau beberapa aplikasi yang ingin dibekukan. Kamu juga bisa memberi tag pada aplikasi tersebut untuk memudahkan pengelompokan.

Langkah 3: Bekukan

Setelah aplikasi masuk ke daftar Hail, ketuk ikon salju di samping nama aplikasi untuk membekukannya. Atau kalau mau membekukan semua sekaligus, gunakan opsi Freeze all dari menu.

Aplikasi yang sudah dibekukan akan hilang dari launcher dan tidak berjalan di latar belakang. Untuk mencairkannya, buka kembali Hail dan ketuk ikon yang sama.

Apakah Hail Aman Digunakan?

Ada dua aspek keamanan yang perlu dibahas di sini.

Keamanan aplikasi itu sendiri: Hail adalah open source di bawah lisensi GPL v3, artinya kode sumbernya bisa diperiksa siapa saja di GitHub. Tidak ada iklan, tidak ada analitik tersembunyi, dan tidak ada koneksi ke server pihak ketiga. Untuk standar aplikasi Android, ini termasuk yang paling transparan.

Keamanan penggunaan: Hati-hati saat membekukan aplikasi sistem yang kamu tidak yakin fungsinya. Beberapa aplikasi bawaan memiliki dependensi — membekukan satu aplikasi bisa memengaruhi fungsi lain yang tidak terduga. Sebaiknya bekukan satu per satu, lalu uji HP sebentar sebelum lanjut ke aplikasi berikutnya. Kalau ada yang bermasalah, cairkan saja aplikasinya dan semuanya kembali normal.

Support Android dan Kompatibilitas

Hail mendukung Android 6.0 ke atas, tapi ada catatan penting soal metode yang tersedia:

  • Android 6–10: Shizuku masih bisa digunakan, tapi butuh koneksi ADB dari komputer sekali di awal untuk mengaktifkannya
  • Android 11 ke atas: Shizuku bisa diaktifkan sepenuhnya dari HP sendiri lewat Wireless Debugging, tanpa perlu komputer sama sekali
  • Android 7.0 ke atas: Metode Suspend (ikon abu-abu) tersedia

Dari sisi arsitektur, Hail mendukung arm64-v8a, armeabi-v7a, x86, dan x86_64 — jadi praktis kompatibel dengan semua HP Android yang beredar saat ini.

Penutup

Hail adalah salah satu aplikasi yang kelihatannya kecil tapi dampaknya cukup terasa, terutama di HP dengan RAM terbatas yang penuh dengan bloatware bawaan pabrik. Kombinasi dengan Shizuku membuat semua ini bisa dilakukan tanpa harus unlock bootloader atau masuk ke dunia root yang lebih kompleks.

Kalau HP kamu sudah Android 11 ke atas, tidak ada alasan untuk tidak mencoba. Prosesnya tidak sampai 10 menit, dan kamu bisa langsung merasakan bedanya.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Hail bisa digunakan tanpa root?

Bisa. Hail mendukung Shizuku sebagai metode otorisasi, yang bekerja tanpa root menggunakan fitur Wireless Debugging di Android 11 ke atas. Untuk Android di bawah 11, Shizuku masih bisa diaktifkan tapi membutuhkan koneksi ADB dari komputer sekali di awal.

Apakah membekukan aplikasi dengan Hail menghapus datanya?

Tidak. Membekukan hanya menghentikan aplikasi dari berjalan — semua data, pengaturan, dan akun yang tersimpan di dalam aplikasi tetap utuh. Kalau kamu mencairkan (unfreeze) aplikasinya, semuanya kembali persis seperti sebelum dibekukan.

Apa bedanya Hail dengan sekadar menonaktifkan aplikasi dari Pengaturan?

Secara fungsi mirip, tapi Hail jauh lebih praktis. Lewat Hail kamu bisa membekukan dan mencairkan banyak aplikasi sekaligus dalam satu ketukan, membuat jadwal otomatis, dan mengelompokkan aplikasi ke dalam tag. Pengaturan bawaan Android tidak punya semua itu.

Android versi berapa yang didukung Hail?

Hail mendukung Android 6.0 ke atas. Tapi untuk penggunaan via Shizuku tanpa ADB dari komputer, kamu butuh minimal Android 11 yang sudah punya fitur Wireless Debugging bawaan.

Di mana bisa download Hail?

Hail tersedia di F-Droid (repositori aplikasi open source untuk Android) dan di GitHub Releases. Aplikasi ini tidak tersedia di Google Play Store.

Androbuntu

2309 artikel

Androbuntu adalah media online yang fokus membahas perkembangan gadget, serta tips dan trik cara menggunakannya. Sejak tahun 2017, Androbuntu telah dibaca lebih dari 30 juta kali.

Tidak punya banyak waktu?
Minta AI untuk meringkas artikel ini