Cara yang biasa saya gunakan untuk mengirim file besar di WhatsApp

Cara yang biasa saya gunakan untuk mengirim file besar di WhatsApp

Poin Penting
  • WhatsApp membatasi hanya hingga 2GB saja file yang dapat dikirim melalui percakapan, sehingga kita perlu mencari solusi alternatif jika ingin mengirim file yang lebih besar.
  • Kita dapat menggunakan layanan cloud seperti Google Drive dan Dropbox, ini adalah salah satu solusi praktis untuk mengirim file besar dari jarak jauh.
  • Guna menjaga keamanan dan melindungi file kamu dari pihak yang tidak diinginkan, hanya bagikan link file ke orang yang dituju.

Saat ini WhatsApp membatasi ukuran file yang bisa dikirim melalui percakapan sebesar 2 GB. Ukuran tersebut tidak bisa lebih; jika file melebihi batas maksimal, maka WhatsApp akan membatalkan proses pengirimannya.

2 GB mungkin terdengar besar bagi sebagian orang, namun ada saatnya kita ingin mengirim file dengan ukuran yang jauh lebih besar dari itu. Hal ini terutama berlaku bagi orang-orang yang bekerja di bidang edit video atau sejenisnya, yang memang biasa berurusan dengan file berukuran besar.

Jika kamu dan tim sudah terbiasa menggunakan WhatsApp dan tidak ingin menggunakan aplikasi lain, maka ada satu cara alternatif yang bisa kamu gunakan untuk mengirim file berukuran besar, yaitu dengan memanfaatkan Google Drive, lalu menyalin tautan file yang sudah diupload dan mengirimkannya melalui WhatsApp.

Cara ini sudah saya lakukan selama bertahun-tahun dan masih efektif hingga saat ini. Bagi kamu yang tertarik untuk menggunakan cara ini, ikuti saja panduan yang saya tulis di bawah:

Baca juga:

Cara mengirim file berukuran besar lebih dari 2GB di WhatsApp

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat satu folder khusus yang akan kamu gunakan untuk mengunggah semua file yang nantinya ingin kamu kirim melalui WhatsApp. Dengan begitu, semua file tersebut tidak bercampur dengan file kamu yang lainnya.

Selanjutnya, upload file yang ingin dikirim ke dalam folder tersebut. Tunggu hingga file tersebut benar-benar telah terupload. Kemudian sentuh tombol titik tiga yang ada di samping nama file.

Cara kirim file besar di WhatsApp 1

Di antara deretan menu yang muncul, pilih menu paling atas, yaitu menu Bagikan.

Cara kirim file besar di WhatsApp 2

File ini aksesnya masih dibatasi, yang artinya hanya kita sendiri yang bisa mengaksesnya. Kita perlu mengubah akses ini agar bisa dilihat oleh orang lain. Caranya yaitu dengan mengetuk tombol “Tidak dibagikan”.

Cara kirim file besar di WhatsApp 3

Seperti yang sebelumnya saya jelaskan, file ini masih dibatasi. Tidak seorang pun dapat melihatnya kecuali kita. Ketuk tombol Ubah.

Cara kirim file besar di WhatsApp 4

Selanjutnya ketuk Dibatasi.

Cara kirim file besar di WhatsApp 5

Ganti menjadi Siapa saja yang memiliki link.

Cara kirim file besar di WhatsApp 6

Izin telah diperbarui, yang artinya kini siapa saja yang memiliki link file tersebut dapat melihatnya dan mendownloadnya. Untuk membagikan link file tersebut, ketuk tombol link yang ada di pojok kanan atas.

Cara kirim file besar di WhatsApp 7

Link telah disalin dan ada di clipboard. Sekarang tempelkan pada aplikasi WhatsApp, kirimkan ke kontak atau grup yang kamu inginkan.

Ketika teman kamu mengklik link tersebut, mereka dapat melihat file yang kamu unggah di Google Drive dan mendownloadnya ke perangkat mereka.

Kenapa WhatsApp membatasi ukuran file yang bisa dikirim?

Membatasi pengiriman file hanya sampai 2 GB memang terdengar sangat ironis, ya? Apalagi WhatsApp dimiliki oleh perusahaan sebesar Meta. Jadi, terdengar tidak masuk akal perusahaan sebesar itu membatasi pengiriman file hanya sampai 2 GB.

Namun sebenarnya ada beberapa alasan yang cukup masuk akal kenapa WhatsApp membatasi pengiriman file hanya sampai di angka 2GB.

Alasan pertama adalah karena beban server. Walaupun WhatsApp sendiri menggunakan skema end-to-end, WhatsApp tetap harus menyimpan file sementara di server mereka sebelum diteruskan ke penerima. Jika tidak ada batasan sama sekali, biaya penyimpanan dan bandwidth akan meningkat secara drastis dari sisi mereka.

Alasan lainnya adalah pertimbangan kecepatan dan stabilitas. Mengirim file berukuran besar jauh lebih rentan gagal karena koneksi internet yang terputus, sehingga diterapkanlah batas 2GB agar proses pengiriman tetap dapat dilakukan. Bisa dikatakan 2GB ini adalah sweet spot untuk ukuran file yang tidak terlalu besar, namun juga tidak terlalu kecil.

Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah untuk menjaga pengalaman pengguna. Menerima file dengan ukuran yang sangat besar (di atas 2GB) membutuhkan kuota internet yang tentu sama besarnya. Penyimpanan internal perangkat juga akan cepat penuh jika tidak ada batasan ukuran file dari WhatsApp.

Skalabilitas juga menjadi pertimbangan penting dalam batasan 2GB ini. WhatsApp memiliki miliaran pengguna; jika banyak orang mengirim file berukuran lebih dari 2GB secara bersamaan, WhatsApp akan membutuhkan infrastruktur yang jauh berkali-kali lipat lebih besar. Hal ini tentunya juga akan meningkatkan biaya operasional mereka.

Kendala yang mungkin kamu alami

Dapat mengirim file dengan ukuran lebih dari 2 GB menggunakan cara ini bukan berarti tidak memiliki kendala yang mungkin akan kamu alami. Kendala pertama yang mungkin akan kamu alami adalah kuota internet yang boros dan cepat habis, terutama jika file yang kamu kirim memang berukuran sangat besar (misalnya 10 GB atau 20 GB).

Jadi sebelum memutuskan untuk mengirim file berukuran besar, pastikan kamu memiliki kuota internet yang cukup. Akan lebih bagus lagi jika kamu sedang terhubung ke sebuah jaringan Wi-Fi.

Hal lainnya yang juga wajib menjadi perhatian adalah dari sisa penyimpanan Google Drive yang kamu miliki. Setiap akun dibekali dengan 15 GB penyimpanan Google Drive gratis, yang artinya jika sudah penuh, kamu tidak dapat mengupload file baru.

Selalu perhatikan berapa sisa penyimpanan Google Drive yang kamu miliki. Jika sudah mulai penuh, hapus file-file lama yang sudah selesai dikirim agar kamu dapat meng-upload file baru. Alternatif lainnya, kamu dapat berlangganan Google One agar akun kamu memiliki penyimpanan ruang yang lebih besar dan dapat mengirim file lebih banyak.

Alternatif selain Google Drive

Google Drive bukanlah satu-satunya layanan cloud storage yang dapat kamu gunakan untuk mengirim file berukuran besar melalui WhatsApp. Ada banyak layanan cloud storage lain yang dapat kamu gunakan, seperti misalnya OneDrive, Dropbox, Mega dan lainnya.

Langkah-langkah untuk mengupload dan mengirim file menggunakan setiap layanan cloud storage pun hampir serupa. Intinya kamu upload dulu filenya, kemudian salin link file tersebut dan linknya dikirimkan melalui WhatsApp.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah bisa mengirim file berukuran lebih dari 2GB langsung melalui WhatsApp?

Tidak, kita harus menggunakan langkah alternatif seperi mengunggahnya ke layalan cloud seperti Google Drive dan Dropbox, setelah itu mengirimkan link-nya melalui WhatsApp.

Apakah WhatsApp Web juga memiliki battasan yang sama dengan WhatsApp Mobile?

Ya, WhatsApp Web juga menerapkan batasan yang sama dengan WhatsApp Mobile untuk mengirim file. Hanya dapat digunakan untuk mengirim file dengan ukuran maksimal 2GB.

Apakah video yang saya upload ke Google Drive akan dikompres dan berkurang kualitasnya?

Tidak. Semua file yang di unggah ke layanan cloud akan sama kualitasnya dengan file yang ada di perangkat kamu, tidak ada kompresi yang dilakukan oleh pihak cloud storage.

Apakah aman untuk mengirim file sensitif menggunakan cloud storage?

Sebaiknya hindari mengirim file yang terlalu sensitif, terutama file yang bersifat pribadi. Jika terpaksa, kompresi dan beri password sebelum di upload ke cloud storage.

Apa yang terjadi jika ruang penyimpanan Google Drive saya sudah penuh?

Kamu dapat menghapus sebagian file yang sudah selesai dikirim, atau berlangganan Google One untuk mendapatkan ruang penyimpanan tambahan yang lebih besar.

Androbuntu

2303 artikel

Androbuntu adalah media online yang fokus membahas perkembangan gadget, serta tips dan trik cara menggunakannya. Sejak tahun 2017, Androbuntu telah dibaca lebih dari 30 juta kali.

Tidak punya banyak waktu?
Minta AI untuk meringkas artikel ini