Silakan tunggu 5 detik...
Loading...

Pengertian Virtual Private Server


Virtual Private Server merupakan sebuah server yang dapat kita sewa dari berbagai macam penyedia layanan VPS. Ada Digital Ocean, Linode, Vultr, dan masih banyak lagi. VPS jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan shared hosting. Karena dalam shared hosting, kita akan menggunakan satu server yang sama dengan beberapa orang pelanggan lainnya. Jadi server tersebut dibagi-bagi kinerjanya untuk menghosting banyak web. Tentu ini tidak efektif, apalagi jika website kamu sudah punya banyak pengunjung. Belum lagi jika ada pengguna lain yang juga webnya banyak pengunjung. Maka antara web kamu dan web orang tersebut akan mendapatkan bandwith yang sama-sama sedikit karena harus dibagi rata. Sedangkan VPS bekerja dengan cara sebaliknya. Ketika kita menyewa VPS, maka kita mendapatkan satu mesin virtual yang dapat dikontrol secara penuh. Dan yang jelas VPS tersebut hanya kita yang menggunakannya, tidak ada pengguna lain.

Kelebihan VPS tentu saja adalah performanya yang lebih handal. Website kamu jadi bisa lebih menampung banyak pengunjung. Sudah gitu, kamu bisa menggunakan satu VPS yang kamu sewa untuk menyimpan banyak web. Sangat cocok untuk kamu yang seorang blogger atau pengembang web. Kalau kamu blogger, kamu hanya butuh beli satu VPS. Tidak perlu lagi beli banyak shared hosting. Sedangkan jika kamu adalah seorang pengembang web, kamu bisa menggunakan satu VPS untuk menghosting website klien kamu yang jumlahnya tentu lebih dari 3.

Namun walaupun memiliki kelebihan yang cukup signifikan dibandingkan dengan shared hosting, VPS juga memiliki kekurangan. Pertama adalah harga sewanya yang lebih mahal jika dibandingkan dengan shared hosting. Hal ini wajar dikarenakan kita mendapatkan satu server penuh yang hanya kita yang menggunakannya. Tidak dibagi-bagi dengan pengguna lain seperti saat menggunakan shared hosting. Kekurangan berikutnya mungkin adalah dari kemudahan penggunaan yang kurang. Terutama bagi pemula.