Saya selalu berhasil membuka situs yang diblokir menggunakan cara ini
- Mengganti DNS ke DNS publik yang belum diblokir di pengaturan Google Chrome merupakan salah satu cara paling cepat dan gratis yang dapat digunakan untuk mengakses situs-situs yang diblokir oleh ISP di Indonesia. Dengan begitu, kamu dapat mengakses situs-situs diblokir tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan apa pun.
- Jika setelah mengganti DNS namun situsnya masih tetap tidak bisa dibuka juga, kamu dapat mengganti ke DNS lainnya yang tersedia di pengaturan Google. Tersedia beberapa penyedia DNS, mulai dari Google itu sendiri hingga Cloudflare.
- Proses penggantian DNS di Google Chrome ini hanya perlu kamu lakukan sekali. Setelahnya, kamu dapat mengunjungi situs-situs yang diblokir menggunakan Google Chrome di perangkat kamu.
Apa yang pertama kali kamu lakukan ketika pertama kali mencoba untuk membuka situs yang diblokir? Tentunya kamu perlu mengunduh VPN (Virtual Private Network).
Jaringan publik yang dapat kita akses sebagai jaringan private dan sudah dienkripsi, disamarkan, agar lokasi kita mengaksesnya tidak dapat diketahui.
Alasan utamanya, tentunya saja adalah keamanan privasi. Namun, tahukah kamu, sebenarnya, jika tujuan kamu hanya untuk membuka situs yang diblokir, kamu tidak perlu sampai men-_download VPN_ segala.
Cukup dengan menggunakan Chrome saja, kamu sudah bisa membuka situs yang diblokir dengan mudah.
Lalu bagaimana caranya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Baca juga: Cara Menggunakan Yandex untuk Mencari Gambar dan Video
Cara membuka situs yang diblokir tanpa VPN di Android
Buka Google Chrome di HP kamu, kemudian sentuh tombol titik tiga yang ada di pojok kanan atas atau yang ada di pojok kanan bawah, dan pilih menu Setelan.

Di dalam menu setelan, pilih Privasi dan Keamanan.

Bagian Privasi dan Keamanan berhasil dibuka. Masuk ke menu Gunakan DNS Aman. Di menu inilah kita akan mengatur DNS yang kita gunakan.

Pilih “Pilih penyedia lain” kemudian pilih Clouflare (1.1.1.1).

Setelah mengubah pengaturan di atas, silakan coba buka kembali situs yang tadinya diblokir. Maka kini seharusnya kamu sudah bisa mengaksesnya kembali. Namun jika situs tersebut masih belum bisa dibuka juga, kamu dapat mengganti penyedia DNS dengan penyedia lainnya, seperti yang saya tunjukkan pada langkah terakhir di atas.
Mengubah pengaturan DNS seperti yang saya tunjukkan di atas, selain dapat diaplikasikan di Google Chrome, juga dapat diaplikasikan di browser lain yang berbasis Chromium seperti misalnya Brave, Edge, Opera, dan semacamnya.
Kenapa menggunakan metode ganti DNS di Chrome alih-alih VPN?
Sebenarnya ada banyak cara lain yang bisa kita gunakan untuk mengakses situs-situs yang diblokir menggunakan Google Chrome. Salah satu cara paling umum dan populer adalah menggunakan VPN. Namun tentu setiap cara memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Jika menggunakan VPN, misalnya, kekurangannya adalah tentu kita harus mendownload aplikasi tambahan ke perangkat kita. Ini tidak praktis, terutama dalam beberapa studi kasus. Contohnya adalah jika kamu adalah salah satu orang yang peduli dengan privasi di internet, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa banyak aplikasi VPN yang justru menyimpan data para penggunanya dan menjualnya ke pengiklan.
Menggunakan VPN juga tidak praktis untuk kamu yang hanya sesekali ingin mengakses situs-situs tertentu yang diblokir. Karena setiap kali kamu ingin mengakses situs-situs tersebut, kamu harus membuka aplikasi VPN-nya terlebih dahulu, kemudian mengaktifkannya, sebelum kembali ke browser dan mengetikkan alamat situs yang ingin kamu tuju.
Saya sendiri tidak suka dengan metode tersebut karena menggunakan DNS jauh lebih simpel menurut saya.
Aplikasi VPN yang berjalan di latar belakang ketika kita membuka browser juga akan mempengaruhi performa perangkat kita. Walaupun tidak sebanyak aplikasi lainnya, aplikasi VPN yang berjalan di latar belakang tetap akan mengonsumsi RAM. Ini akan berpengaruh terutama jika perangkat kamu memiliki spesifikasi yang tidak terlalu bagus.
Berbeda dengan metode menggunakan DNS, di Google Chrome tidak ada RAM tambahan yang digunakan karena kita hanya menggunakan satu aplikasi, yaitu Google Chrome. Tidak ada aplikasi lain yang berjalan di latar belakang hanya sekadar untuk mengakses situs-situs tertentu.Jadi cara ini lebih cocok untuk sebagian besar orang.
Dalam beberapa kasus yang spesifik, mengakses situs tertentu menggunakan VPN akan memperlambat koneksi internet kita. Hal ini terutama terjadi jika kamu menggunakan VPN gratisan yang yang tidak jelas asal-usulnya.
Sebaliknya, menggunakan pengaturan DNS di Google Chrome sama sekali tidak mempengaruhi koneksi internet kamu. Jika koneksi internet kamu memang sudah cepat dari awal, maka koneksinya akan tetap sama cepat.
Namun saya tetap harus jujur dan mengatakan bahwa metode ini tetap memiliki kekurangan. Salah satunya adalah tidak semua situs yang diblokir dapat dibuka menggunakan metode ini.Terkadang ada beberapa situs tertentu yang sangat spesifik yang tidak bisa dibuka, walaupun kita sudah mengganti-ganti DNS di Google Chrome kita.
Jika kamu menemui situs yang seperti itu, maka mau tidak mau kamu harus menggunakan cara alternatif, entah itu menggunakan aplikasi VPN ataupun menggunakan proxy. Namun jika memang kamu harus menggunakan aplikasi VPN atau proxy, saran saya gunakan aplikasi VPN dan proxy yang terpercaya.
Untuk aplikasi VPN, saya merekomendasikan Proton VPN. Aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan yang memang sudah terkenal di kalangan aktivis privasi internet. Kemudian untuk proxy, kamu dapat menggunakan situs seperti CroxyProxy, yang juga pernah saya bahas di artikel ini.
Kesimpulan
Itulah cara membuka situs yang diblokir tanpa harus mengunduh VPN. Cara ini bisa kamu kombinasikan dengan mengakses situs yang diinginkan menggunakan mode incognito. Gunakan cara ini dengan bijak.
Sebagai informasi tambahan, salah satu situs yang diblokir oleh Indonesia adalah Reddit.com. Website sejenis KasKus, yang didalamnya dipenuhi banyak forum berisikan informasi-informasi yang jarang diungkap oleh media-media.
Dengan cara ini kamu bisa membukanya dengan mudah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kamu dan pembaca sekalian.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa perbedaan mengganti DNS dengan menggunakan VPN untuk mengakses situs yang diblokir?
Untuk mengakses situs yang diblokir dengan mengganti DNS, kamu tidak membutuhkan tambahan aplikasi apa pun. Semuanya dapat dilakukan langsung dari menu pengaturan Google Chrome. Namun, jika menggunakan VPN, kamu butuh menginstal aplikasi ataupun ekstensi tambahan. Ini sedikit lebih rumit jika dibandingkan dengan hanya mengganti DNS.
Apakah cara ini benar-benar aman digunakan untuk mengakses situs-situs yang diblokir oleh provider internet?
Ya, cara ini umumnya aman digunakan untuk mengakses situs-situs yang diblokir. Berbeda dengan menggunakan VPN, terutama VPN-VPN gratis yang tidak jelas asal-usulnya, mengganti DNS jauh lebih aman dan mudah untuk dilakukan.
Apakah mengubah DNS di Google Chrome dapat mempercepat koneksi internet saya?
Umumnya kecepatan internet yang kamu gunakan itu tergantung dari kecepatan internet yang dibeli dari internet service provider yang kamu gunakan. Jadi jawaban singkatnya: tidak berpengaruh.
Apakah pengaturan DNS di Google Chrome saya akan kembali ke setelan awal jika saya memperbarui browser ataupun merestart HP?
Tidak, pengaturan DNS akan tetap sama walaupun kamu memperbarui browser ataupun me-restart HP kamu. Pengaturan akan kembali berubah jika kamu menghapus data aplikasi browser ataupun melakukan factory reset di HP kamu.
Apakah mengganti DNS di Chrome akan mempengaruhi koneksi internet di aplikasi atau browser lain?
Tidak, pengaturan DNS ini hanya berlaku untuk Chrome. Jadi tidak akan berpengaruh ke aplikasi atau browser lain di perangkat yang sama.