Aplikasi AI Android aman atau tidak? Lakukan hal ini sebelum memakainya

Aplikasi AI Android aman atau tidak? Lakukan hal ini sebelum memakainya

Poin Penting
  • Banyaknya aplikasi AI di Google Play Store, baik gratis, berbayar, maupun freemium, membuat pengguna perlu lebih selektif. Tidak semua aplikasi AI memiliki tingkat keamanan yang sama, karena masing-masing memiliki kebijakan izin, penggunaan data, dan privasi yang berbeda-beda.
  • Sebelum menggunakan aplikasi AI, ada beberapa hal penting yang wajib diperiksa, mulai dari izin akses aplikasi seperti kamera, mikrofon, penyimpanan, informasi data safety di Play Store, hingga kebiasaan membatasi data sensitif yang dimasukkan ke dalam aplikasi.
  • Selain memeriksa izin dan kebijakan data, pengguna juga disarankan untuk tidak menggunakan nama asli, tanggal lahir asli, atau gender asli saat mendaftar aplikasi AI, sebagai langkah antisipasi jika suatu saat terjadi kebocoran data.

Saat ini ada banyak sekali aplikasi AI yang beredar di Google Play Store. Ada yang gratis, berbayar, ada juga yang modelnya freemium (dapat digunakan gratis, namun beberapa fitur tambahan tetap berbayar).

Aplikasi AI seperti itu sebenarnya dapat membantu pekerjaan kita seperti merangkum dokumen, mengedit foto, sampai membantu brainstorming ide konten. Namun pertanyaannya adalah, apakah aplikasi-aplikasi tersebut aman untuk digunakan?

Jawabannya tentu tidak dapat disamaratakan antara satu aplikasi AI dengan aplikasi AI lainnya. Karena setiap aplikasi AI memiliki izin, penggunaan data dan pengaturan privasi yang berbeda.

Karenanya di artikel Androbuntu kali ini, saya akan berikan beberapa hal yang wajib kalian periksa ketika ingin menggunakan sebuah aplikasi AI.

Periksa izin aplikasi

Saat pertama kali digunakan, sebuah aplikasi akan meminta izin tertentu ke pengguna. Seperti penggunaan kamera, mikrofon, akses ke penyimpanan internal, dan lainnya.

Kita sebagai pengguna dapat memilih sendiri apakah ingin memberikan izin tersebut atau tidak. Coba periksa kembali izin setiap aplikasi AI yang kamu gunakan di menu Pengaturan > Aplikasi > Perizinan.

Jika sebuah aplikasi mendapatkan izin akses yangn terlalu banyak padahal secara logika tidak membutuhkannya, kamu dapat mencabut izin akses tersebut. Kamu dapat kembali memberikan izin akses jika memang dibutuhkannya.

Sebagai contoh, ketika kamu tidak membutuhkan kamera saat menggunakan ChatGPT, lebih baik nonaktifkan izin kamera. Itu berfungsi agar ChatGPT (atau AI lainnya) tidak dapat mengakses kamera saat kita tidak mengetahui.

Baru nanti setelah kita benar-benar membutuhkan akses kamera, kita dapat memberikan izin lagi untuk sementara.

Baca bagian data safety di Play Store

Google mewajibkan para pengembang aplikasi dan game untuk menampilkan informasi data apa saja yang mereka kumpulkan. Semua informasi tersebut dapat kamu akses di halaman aplikasi di Google Play Store.

Sobat Androbuntu dapat meninjaunya di Google Play Store, kemudian cari aplikasi yang ingin ditinjau, lalu gulir ke bagian Keamanan Data (Data safety). Ada beberapa poin penting yang harus kamu perhatikan, seperti:

  • Jenis data apa saja yang dikumpulkan oleh pengembang, misalnya lokasi, foto, dokumen, atau informasi pribadi lainnya.
  • Tujuan penggunaan data, misalnya agar aplikasi berfungsi, mengelola akun, atau untuk membuat analitik.
  • Apakah data tertentu dibagiakn dan diteruskan ke pihak ketiga atau tidak.
  • Apakah pengembang menyatakan bahwa data pengguna dienkripsi saat dikirim atau tidak.
  • Apakah tersedia cara untuk meminta penghapusan data atau akun.

Cocokkan semua informasi yang kamu lihat dengan fungsi aplikasinya. Contoh, aplikasi AI mungkin memerlukan akses ke foto jika memang kamu ingin mengedit foto, akses ke kontak mungkin perlu penjelasan yang lebih masuk akal.

Jika ada izin yang tidak relevan dengan fungsi aplikasi AI yang kamu gunakan, kamu dapat menolak dan mengubahnya dengan cara masuk ke Setelan > Aplikasi > pilih aplikasi AI > Izin.

Batasi informasi sensitif

Sebagai pengguna, kita tidak boleh percaya begitu saja pada pengembang aplikasi AI. Walaupun mereka berkata bahwa data pengguna aman dan tidak disalahgunakan, tetap saja sebagai pengguna kita harus berhati-hati dalam memberikan data-data kita.

Sebagai langkah pencegahan yang bijak, selalu batasi informasi sensitif yang kamu berikan ke aplikasi AI. Jangan pernah mengetikkan informasi sensitif seperti nomor identitas, nomor HP, alamat rumah dan informasi-informasi semacamnya.

Jika kamu memasukkan informasi-informasi sensitif tersebut ke aplikasi AI, akan ada kemungkinan data kamu tersebar jika suatu saat aplikasi tersebut mengalami kebocoran data. Lantas, bagaimana cara agar tetap dapat produktif menggunakan AI sambil tetap membatasi informasi sensitif?

Mudah saja, ketika kamu ketika ingin mengunggah sebuah dokumen atau foto ke aplikasi AI, selalu blur informasi sensitif di dalamnya seperti nama, nomor rekening, nomor HP dan semacamnya. Dengan begitu, kamu tetap dapat produktif sekaligus aman saat menggunakan aplikasi AI.

Jangan pernah gunakan nama dan informasi asli

Sejauh yang saya tahu, tidak ada aplikasi AI yang meminta kamu untuk menggunakan nama asli saat mendaftar. Karenanya, selalu gunakan nama samaran saat mendaftar.

Kenapa ini berguna? Karena katakanlah ketika aplikasi AI tersebut bocor atau datanya di hack oleh hacker, maka informasi yang di dapatkan oleh hacker tersebut adalah informasi palsu mengenai kamu.

Ketika hacker menyebarkannya atau menjualnya, itu bukanlah informasi asli kamu. Sehingga efeknya tidak akan semerusak jika kamu menggunakan nama asli.

Selain nama, informasi lain seperti tanggal lahir dan gender juga dapat kamu samarkan. Jangan pernah menggunakan tanggal lahir asli. Jika kamu adalah seorang pria, mendaftarlah sebagai wanita begitu pun sebaliknya.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah semua aplikasi AI di Play Store aman digunakan?

Tidak. Tingkat keamanan setiap aplikasi AI berbeda-beda tergantung izin yang diminta, cara pengelolaan data, dan pengaturan privasi masing-masing pengembang. Karena itu, pengguna perlu memeriksa sendiri sebelum menggunakannya.

Bagaimana cara memeriksa izin aplikasi AI di HP?

Kamu bisa memeriksanya melalui menu Pengaturan > Aplikasi > Perizinan. Dari sana, kamu dapat melihat izin apa saja yang diminta aplikasi dan mencabut izin yang dianggap tidak relevan dengan fungsi aplikasinya.

Apa itu bagian Data Safety di Google Play Store dan mengapa penting?

Data Safety adalah informasi yang wajib ditampilkan pengembang mengenai jenis data yang dikumpulkan, tujuan penggunaannya, apakah dibagikan ke pihak ketiga, status enkripsi data, dan opsi penghapusan data. Bagian ini penting untuk menilai apakah pengumpulan data suatu aplikasi wajar sesuai fungsinya.

Apa saja informasi sensitif yang sebaiknya tidak dimasukkan ke aplikasi AI?

Informasi seperti nomor identitas, nomor HP, alamat rumah, nomor rekening, dan data pribadi sejenis sebaiknya dihindari. Jika perlu mengunggah dokumen atau foto, sebaiknya blur bagian yang memuat informasi sensitif tersebut terlebih dahulu.

Mengapa disarankan menggunakan nama samaran saat mendaftar aplikasi AI?

Karena jika terjadi kebocoran data, informasi yang tersebar bukanlah data asli pengguna. Selain nama, tanggal lahir dan gender juga bisa disamarkan untuk meminimalkan risiko dampak jika data tersebut disalahgunakan pihak lain.

Androbuntu

2306 artikel

Androbuntu adalah media online yang fokus membahas perkembangan gadget, serta tips dan trik cara menggunakannya. Sejak tahun 2017, Androbuntu telah dibaca lebih dari 30 juta kali.

Tidak punya banyak waktu?
Minta AI untuk meringkas artikel ini